Tuesday, February 24, 2026

Berlomba - lomba Olahraga



Tahun 2025 menjadi tahun “tersehat” bagi saya dan suami. Mengapa tidak? serangkaian kegiatan olahraga mengisi waktu luang kami. Kadang akhir pekan, kadang setelah jam pulang kantor. Berbagai macam pilihan olahraga dapat kami temui di tengah hiruk pikuk Ibukota Jakarta. Memacu eksistensi kami sebagai makhluk sosial. Berolahraga menjadi tren dan gaya hidup bahkan mungkin menjadi sebuah solusi untuk melepas penat dan rehat sejenak. Berbagai alternatif pilihan olahraga dapat dengan mudah diperoleh seiring dengan semakin banyak konten olahraga yang muncul di Instagram, Tiktok, dan media lainnya. Bahkan muncul istilah FOMO “Fear of Missing Out” bagi mereka yang mendadak berlomba-lomba berolahraga karena tren sosial. 
Bagi kami, tidak masalah FOMO berolahraga. Olahraga tidak hanya merenggangkan otot-otot kami yang kaku karena jarang berolahraga. Namun, juga sebagai tempat bercengkrama dan bersosial di usia 30 tahun, yang tidak lagi muda namun juga tidak bisa menyandang predikat tua. Kegiatan olahraga yang kami unggah di media sosial menjadi salah satu eksistensi kami. Eksistensi yang bermakna bahwa hidup sehat adalah menyenangkan dan berharga.

No comments:

Post a Comment